Sebaiknya abaikan perasaan tersebut, karena semakin kamu memikirkannya, justru musibah itu akan tersa semakin berat untuk dihadapi. Berusahalah untuk tenang dan tetap berpikir jernih agar kamu mudah menemukan jalan keluar dari berbagai musibah yang kamu hadapi. Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Merantau, Minimal Sekali Seumur Hidup! YesusKristus. Tokoh-tokoh Alkitab dialah Sang Juru Slamat yang datang ke dunia untuk membebaskan manusia dari belenggu dosa. Ia adalah anak Allah dengan wujud setengah Allah, setengah manusia. Banyak dari kamu sudah mengetahui bagaimana karakter Yesus sendiri. Baik, pemurah, pengampun, penyabar, dan masih banyak lagi. Memaafkanmenjadi sebuah kebutuhan bagi seluruh umat manusia. Bukan sekedar sebagai tanda ada rasa bersalah dan pengakuan atas seluruh kesalahan yang telah dibuat. Meminta maaf dan memaafkan juga menjadikan kita sebagai manusia yang penuh dengan kelapangan dan kerendahan hati. Tentu saja akan banyak orang yang kontra dengan pernyataan ini. Menjalinhubungan dengan seseorang yang sudah memiliki pekerjaan dan kita masih menunggu universitas atau sudah menjadi mahasiswa pasti pikiran kita masih childish dan pikiran doi pasti lebih dewasa karena dia sudah berfikir tentang karier, tentang masa depannya, bagaimana dia manajemen waktu dan keuangannya, bagaimana membuat hidupnya lebih HubunganKita dengan Tuhan melalui Tahbisan Suci Sakramen Tahbisan adalah tanda utama kasih Tuhan di dalam Gereja. Dengan menerima panggilan Allah untuk memasuki imamat, seorang pria (menunggu untuk menerima sakramen) mengakui fakta bahwa dia adalah kelanjutan dari Yesus dan para Rasul-Nya di Gereja. Jikasudah seperti itu, cobalah 10 cara menasehati anak agar tidak pacaran yang bisa dicoba oleh orang tua berikut ini. 1. Jangan langsung "menyerang" si anak. Ketika kita tahu anak mulai berpacaran, janganlah langsung tiba-tiba menggertak anak. Hal tersebut bisa membuat si anak semakin takut dan tidak mau lagi mendengarkan ucapan kita. Q6fa. Pertanyaan JawabanMemiliki hubungan pribadi dengan Allah dimulai ketika kita menyadari kebutuhan kita akan Dia. Kita sungguh-sungguh mengakui kalau kita adalah orang berdosa sehingga melalui iman kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat. Allah, Bapa surgawi kita, selalu memiliki keinginan untuk dekat dengan kita, untuk memiliki hubungan yang intim dengan kita. Sebelum Adam berdosa di Taman Eden Kejadian pasal 3, baik Adam dan Hawa mengenal Allah pada tingkatan yang pribadi dan intim. Mereka berjalan dengan-Nya di Taman Eden dan berbicara langsung kepada-Nya. Karena dosa, manusia menjadi terpisah dan terputus dari Allah. Apa yang kebanyakan orang tidak ketahui, sadari, atau peduli, adalah Yesus menganugerahkan kepada kita karunia yang paling menakjubkan – kesempatan untuk menghabiskan kekekalan bersama-sama dengan Allah jika kita beriman-percaya kepada-Nya. "Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita" Rom 623. Allah menjadi manusia dalam Pribadi Yesus Kristus untuk menebus dosa kita. Ia rela dibunuh, dan kemudian bangkit untuk hidup kembali, membuktikan kemenangan-Nya atas dosa dan kematian. "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus" Rom 81. Jika kita menerima karunia ini, maka kita menjadi layak untuk diterima oleh Allah dan dapat memiliki hubungan dengan-Nya. Memiliki hubungan pribadi dengan Allah berarti kita harus melibatkan Allah dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita harus berdoa kepada-Nya, membaca firman-Nya, dan merenungkan ayat-ayat Alkitab dalam upaya untuk mengenal Dia dengan lebih baik. Kita harus berdoa pada-Nya untuk meminta hikmat Yak 15, yang merupakan harta yang paling berharga yang bisa kita miliki. Kita harus membawa permohonan kita kepada-Nya, meminta hal-hal tersebut di dalam nama Yesus Yoh 1516. Yesus adalah Pribadi yang begitu mengasihi kita sehingga Dia rela memberikan nyawa-Nya bagi kita Rom 58. Dia adalah Pribadi yang menjembatani kesenjangan antara kita dengan Allah. Roh Kudus telah dianugerahkan kepada kita sebagai Penasihat. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu" Yoh 1415-17. Yesus mengatakan hal ini sebelum kematian-Nya. Setelah Ia mati, Roh Kudus dicurahkan kepada semua orang yang mencari dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan-Nya. Roh Kudus adalah Pribadi yang tinggal di dalam hati orang-percaya dan tidak pernah meninggalkan mereka. Roh Kudus menasihati kita, mengajarkan kebenaran kepada kita, dan mengubahkan hati kita. Tanpa kehadiran Roh Kudus yang ilahi ini, kita tidak akan memiliki kemampuan untuk melawan kejahatan dan godaan. Namun karena kita memiliki Dia, kita mulai menghasilkan buah yang berasal dari penyerahan diri kita kepada Roh Kudus. Karena Dia berkuasa atas kita, maka muncul kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri Gal 522-23 . Membangun hubungan pribadi dengan Allah tidak sesulit yang kita pikirkan. Tidak ada rumus misterius untuk hal tersebut. Segera setelah kita menjadi anak-anak Allah, maka kita akan menerima Roh Kudus. Ia akan mulai bekerja di dalam hati kita. Kita harus berdoa tanpa henti, membaca Alkitab, dan menjadi jemaat tetap di gereja yang berpegang teguh pada Alkitab. Seluruh hal ini akan membantu kita untuk bertumbuh secara rohani. Percaya pada Allah untuk menyertai kehidupan kita setiap harinya dan percaya bahwa Dia adalah Pemelihara kita merupakan cara untuk memiliki hubungan pribadi dengan-Nya. Meskipun perubahan itu mungkin tidak terlihat dengan cepat, kita akan mulai melihat semakin intimnya hubungan ini dari waktu ke waktu. Semua kebenaran akan menjadi jelas. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apa artinya memiliki hubungan pribadi dengan Allah? - Berikut ini kunci jawaban Bahasa Indonesia Semester 2 kelas 11 halaman 108. Kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia semester 2 kelas 11 SMA/MA dalam artikel ini, hanya sebagai referensi atau panduan siswa dalam belajar. Sebelum melihat kunci jawaban, siswa dapat terlebih dahulu mengerjakan soalnya sendiri. Di halaman 108 semester 2 Bab 4 tentang meneladani kehidupan dari cerita pendek, pada bagian Tugas, membahas soal lima contoh cerpen. Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 108 semester 2 bab 4 tentang lima contoh cerpen Baca juga Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 91 Semester 2 Bab 3 Kalimat Majemuk Tugas Soal 1. Setelah membaca cerita di atas, kamu sudah memiliki pemahaman yang jelas tentang pengertian dan karakteristik cerita pendek. Sekarang, buktikanlah pemahamanmu itu dengan menunjukkan sekurangkurangnya lima contoh cerita lainnya yang berkategori cerpen. Sajikanlah hasilnya dalam rubrik berikut 2. Secara berdiskusi kelompok, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! a. Di mana dan kapan peristiwa dalam cerita itu terjadi?b. Kata-kata “robohnya surau kami” itu maksudnya apa?c. Pesan-pesan yang disampaikan pengarang melalui cerpennya itu apa saja?d. Setujukah kamu dengan isi cerita itu dan adakah hal-hal yang bertentangan dengan kayakinanmu sendiri?e. Bagaimana hubungan kamu sendiri selama ini dengan Tuhan? Ceritakanlah! 3. Kerjakanlah hal berikut sesuai dengan instruksinya! a. Buatlah lima pertanyaan lainnya secara berkelompok untuk menguji pemahaman literal, interpretatif, integratif, kritis, dan kreatif!b. Mintalah teman-teman kamu dari kelompok lain untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu! Jawaban 1. Menyajikan contoh cerpen - Judul cerpen Bulan Biru Claudia Jessica Official Writer 2787 Efesus 5 1-2 "Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah." Bacaan Alkitab setahun Mazmur 43; 2 Timotius 1; Yesaya 39-40 Sebagian dari kita menyukai hubungan yang hebat. Mungkin seperti film romantis, atau persahabatan yang erat seperti Daud dan Yonatan pada 1 Samuel, atau Anne dan Diana dalam Anne of Green Gables. Ada sesuatu pada orang yang benar-peduli dan mencintai satu sama lain dan menggerakan DNA emosional kita. Yang tertanam dalam DNA spiritual kita adalah kerinduan untuk menjalin hubungan. Sifat relasional kita menyandang citra Allah Tritunggal kita, yang ada dalam hubungan dengan diri-Nya. Melalui hubungan dengan orang-orang, kita jadi bisa lebih memahami siapa Tuhan sebagai sahabat. Mempelai Laki-Laki, Ayah, dan Tuhan. Tuhan menjadikan kita anak-anak-Nya dan memanggil kita untuk meniru Dia dalam hubungan cinta dengan orang-orang. Melalui persahabatan, pernikahan, mengasuh anak , menjadi tetangga, dan rekan kerja, kita memiliki kesempatan untuk bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus. Hubungan adalah alat pengudusan utama yang Tuhan gunakan untuk membantu kita tumbuh, juga untuk memperlihatkan keegoisan dan kehancuran di hati kita. Hubungan dibutuhkan agar kita dengan setia menaati perintah Tuhan. Kita membutuhkan orang lain untuk mencintai Tuhan dan mencintai sesama. Amanat agung akan diselesaikan hanya karena umat Allah memberikan hidup mereka kepada orang lain melalui pemuridan dan pengajaran. Hubungan bukanlah hal yang mudah. Dosa kita dapat menyebabkan masalah dalam hubungan yang kita miliki dalam hidup ini. Keinginan yang tidak teratur dapat memicu konflik. Ketika saya membuat kebutuhan, kerinduan, dan preferensi saya menjadi yang utama, maka saya tidak dapat mencintai orang lain karena itu semua tentang saya. Hasrat dan motivasi yang berdosa menuntun kita untuk terlalu menekankan pada hubungan sewaktu kita menggantikan Tuhan dengan seseorang. Ada banyak pernikahan yang mengalami keretakan dalam hubungannya, termasuk penyembahan berhala dari pasangan. Beberapa persahabatan dan hubungan pemuridan dalam hidup saya menjadi sangat berat karena mendambakan dibutuhkan oleh seseorang, bahkan lebih dari rasa cinta kita kepada mereka. "Jiwa dibentuk sedemikian rupa sehingga ia sangat membutuhkan pemenuhan dari yang di luar dirinya dan akan merangkul kegembiraan duniawi untuk kepuasan ketika tidak dapat mencapai yang spiritual. Orang beriman berada dalam bahaya spiritual jika ia membiarkan dirinya pergi untuk waktu yang lama tanpa merasakan cinta dari Kristus dan menikmati kenyamanan kehadiran Juruselamat. Ketika Kristus berhenti mengisi hati mereka dengan kepuasan, jiwa kita akan pergi mencari kekasih lain dalam hati. " Dikutip dari, “Metode Kasih Karunia” dalam Seluruh Karya John Flavel London Baynes, 1820, vol. 2, hal. 438. Dosa juga dapat menyebabkan hubungan berada di bawah tekanan. Mungkin kita terlalu sibuk atau terlalu berlebihan. Hubungan bisa sangat berantakan dan memakan waktu! Kita tidak bisa berada dalam hubungan yang sangat dekat dengan semua orang tetapi sebagai pembawa kasih, Tuhan ingin kita menghormati orang, meskipun jika mereka 'hanya' kenalan. Apakah kamu bergumul dengan hubungan dan berada dalam tekanan? Mungkin kamu pernah disakiti atau dikecewakan berkali-kali hal itu membuatmu trauma. Terlepas dari apapun pergumulan kita, Yesus Kristus adalah penebus hubungan kita! Firman Tuhan berbicara pada kita mengenai hubungan dan cara menghadapi kekecewaan. Yang terpenting adalah kita mengetahui dan memahami bahwa Yesus adalah yang paling kita butuhkan. Doa Tuhan Yesus, terimakasih atas cinta-Mu padaku. Tolong ubah keinginanku untuk menikmati kasih-Mu lebih dari segalanya dan untuk menemukan kenyamanan dan keamanan dalam kehadiran-Mu yang manis. Amin. Disadurkan dari Hak cipta Ellen Dykas. Anda butuh didoakan langsung? Klik link dibawah ini untuk terbubung dengan Tim doa kami Anda butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling. 100% found this document useful 9 votes8K views5 pagesDescriptionBahasa Indonesia halaman 108Original TitleTUGAS HALAMAN 108Copyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 9 votes8K views5 pagesTugas Halaman 108Original TitleTUGAS HALAMAN 108Jump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Apakah Anda memiliki kekhawatiran seperti ini Anda sering terganggu oleh orang-orang dan hal-hal di sekitar Anda, sehingga hati anda menjauh dari Tuhan, dan tidak dapat menemukan Tuhan, sehingga hubungan Anda dengan Tuhan tidak normal? Berikut ini kita akan berkomunikasi tentang tiga cara untuk membangun hubungan yang normal dengan Tuhan, agar hubungan Anda dengan Tuhan bisa semakin dekat. Navigasi cepat Dengan Segenap Hati Kepada Tuhan Berdoa Dan Merenungkan Firman Tuhan Kebenaran dalam Segala Hal Berdoa Dengan Segenap Hati Kepada Tuhan Firman Tuhan berkata "Tetapi waktunya akan tiba, sekaranglah waktunya, ketika penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran karena Bapa mencari penyembah yang seperti itu" Yohanes 423. "Tidak ada langkah yang lebih penting untuk memasuki firman Tuhan selain dari menenangkan hatimu di hadirat-Nya. Ini adalah pelajaran yang sangat perlu untuk semua orang masuki saat ini." "Pertama, mulailah dari aspek doa. Berdoalah dengan segenap perhatian dan pada waktu yang tetap. Bagaimanapun ketatnya waktumu, seberapa pun sibuknya pekerjaanmu, atau apa pun yang menimpa dirimu, berdoalah setiap hari seperti biasa, dan makan dan minumlah firman Tuhan seperti biasa." Dari firman Tuhan ini, kita dapat melihat bahwa untuk membangun hubungan yang normal dengan Tuhan, langkah yang paling utama adalah dengan menenangkan diri di hadapan Tuhan dan berdoa dengan segenap hati kepada Tuhan. Ini juga merupakan pelajaran yang sangat perlu untuk kita masuki dengan sesegera mungkin. Karena kita akan menghadapi berbagai hal setiap harinya, dan hati kita sering terganggu dan ditempati oleh orang-orang dan hal-hal di luar, sehingga akan mempengaruhi hubungan kita yang normal dengan Tuhan. Karena itu kita dituntut untuk memiliki posisi Tuhan di hati kita, dan memiliki doa yang teratur setiap harinya. Melalui doa, maka firman Tuhan akan membuka dan menuntun diri kita serta menjaga hati kita bisa tetap tenang setiap saat di hadapan Tuhan , sehingga hubungan kita dengan Tuhan bisa semakin normal. Ketika hati kita terganggu oleh berbagai macam orang dan hal, kita dapat berdoa dengan segenap hati kepada Tuhan "Tuhan, semua yang turun atasku hari ini , memiliki izin dari tahta-Mu, dan pastilah ada pelajaran yang harus aku pelajari. Kiranya Engkau menjaga dan melindungi hatiku agar bisa tetap tenang di hadapan-Mu dan tidak terganggu." Terkadang ketika kita bekerja untuk Tuhan, kita tidak bisa melepaskan hal-hal yang mengikat kita di rumah, yang menyebabkan hati kita tidak bisa tenang di hadapan Tuhan. Saat itu kita dapat berdoa kepada Tuhan "Ya, Tuhan, aku melihat tingkat pertumbuhanku yang sangat kecil, dan aku selalu hidup dalam ikatan kedagingan sehingga tidak bisa menenangkan diri di hadapan-Mu, aku rela menyerahkan kesulitan ini ke dalam tangan-Mu, tolong pimpin aku, dan beri aku iman dan kekuatan, sehingga hatiku tidak lagi terganggu,sehingga aku dapat melakukan tugasku dengan baik." Ketika kita selalu berdoa dari hati ke hati dengan Tuhan dengan cara ini, dan mengatakan isi hati kita, serta berdoa kepada Tuhan dengan hati yang tulus dalam segala hal, maka Tuhan akan melihat bahwa hati kita jujur, bukan hanya menjalankan formalitas, sehingga Roh Kudus akan bekerja atas diri kita. Terlepas dari kondisi apa yang kita alami, Tuhan akan menyentuh hati kita dan menuntun kita untuk memahami kehendak dan tuntutan Tuhan. Roh kita akan menjadi semakin dipenuhi dan hubungan kita dengan Tuhan akan menjadi semakin normal. Sering Berdoa Dan Merenungkan Firman Tuhan Sering kali hati kita menjauh dari Tuhan, dikarenakan kita tidak memiliki firman Tuhan sebagai landasan,sehingga kita bisa terpengaruh oleh orang-orang dan hal-hal di sekitar kita, dan tidak dapat mempertahankan hubungan yang normal dengan Tuhan. Firman Tuhan berkata "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup tidak ada manusia yang datang kepada Bapa, tanpa melalui Aku" Yohanes 146. "Karena engkau selalu merenungkan firman Tuhan, dan hatimu selalu mendekat kepada Tuhan dan selalu penuh dengan firman Tuhan yang sekarang ini, hal-hal negatif itu akan luruh darimu tanpa engkau sadari. Ketika hal-hal baru dan positif memenuhi dirimu, hal-hal lama yang negatif tidak akan punya tempat, jadi jangan perhatikan hal-hal negatif itu. Engkau tidak perlu berupaya untuk mengendalikan hal-hal negatif tersebut. Engkau harus berfokus pada menenangkan dirimu di hadapan Tuhan, makan, minum, dan nikmatilah firman Tuhan sebanyak mungkin, nyanyikanlah lagu-lagu pujian sebagai pujian kepada Tuhan sebanyak mungkin, dan biarkan Tuhan berkesempatan untuk mengerjakan dirimu, karena Tuhan sekarang ingin menyempurnakan manusia secara pribadi, dan Dia ingin mendapatkan hatimu; Roh-Nya menggerakkan hatimu dan jika, setelah mengikuti tuntunan Roh Kudus, engkau jadi hidup di hadirat Tuhan, engkau akan memuaskan Tuhan." Kehidupan yang serba cepat sekarang ini, seringkali membuat kita sibuk dengan pekerjaan, rumah tangga, dan karir, sehingga kita lalai membaca firman Tuhan, dan tidak dapat menenangkan diri di hadapan Tuhan., serta semakin menjauh dari Tuhan. Jika kita ingin menjalin hubungan yang normal dengan Tuhan, maka setiap harinya kita harus makan dan minum serta merenungkan firman Tuhan, sehingga kita dapat dengan mudah memperoleh pekerjaan Roh Kudus dan memperoleh bekal kehidupan dari Tuhan. Seperti yang Tuhan Yesus firmankan "Rohlah yang menghidupkan; daging tidak menghasilkan apa-apa segala perkataan yang Aku katakan kepadamu adalah roh dan kehidupan" Yohanes 663. Firman Tuhan adalah kebenaran, jalan, dan hidup, dan ini adalah sesuatu yang paling perlu dimiliki oleh roh kita. Ketika kita membaca firman Tuhan, berarti kita semakin dekat dengan Tuhan. Semakin kita mencintai dan membaca firman Tuhan, serta merenungkan kehendak dan tuntutan Tuhan dalam firman Tuhan, maka Roh Kudus akan semakin menyentuh hati kita. Dengan demikian, maka segala kondisi negatif, pemikiran dan konsep serta filosofi hidup, dan semua keserakahan dan kenikmatan daging akan digantikan oleh firman Tuhan dan hal-hal positif. seperti Firman yang Tuhan Yesus katakan "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Kecuali engkau dipertobatkan, dan menjadi sama seperti anak kecil, engkau tidak akan bisa masuk ke dalam Kerajaan Surga" Matius 183. Dari firman Tuhan ini kita dapat mengetahui bahwa, Tuhan memiliki esensi kesetiaan. Tuhan menyukai orang jujur dan menuntut kita untuk menjadi orang yang murni dan jujur. Karena hanya orang jujur yang bisa diselamatkan Tuhan dan masuk kerajaan surga. Kita telah memahami tuntutan Tuhan dan tahu pentingnya menjadi orang yang jujur, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita ingin berbohong dan menipu demi melindungi kepentingan kita sendiri, maka kita dapat menyadari bahwa hal yang kita lakukan itu tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, dan bahwa hal ini membuat Tuhan muak dan benci, sehingga kita dapat secara sadar mengkhianati kedagingan kita dan menerapkan firman Tuhan, untuk menjadi orang yang jujur, sehingga hati kita akan merasa damai dan tenteram. Oleh karena itu, tidak peduli hal apapun yang kita hadapi, kita dapat menemukan cara untuk mempraktekkannya melalui firman Tuhan, sehingga tidak peduli pencobaan atau godaan apapun yang kita hadapi, kita tidak akan terganggu. Dengan demikian kita dapat membangun hubungan yang normal dengan Tuhan. Mencari Kebenaran dalam Segala Hal Ketika kita dirusak oleh Setan, kita semua mengagumi harta, kekuasaan, status, dan kesenangan. Kita sering tertarik dan tergoda oleh hal-hal ini. Ketika kita melihat seseorang naik pangkat, naik gaji, anak-anak kuliah, mengendarai mobil mewah, dan hidup di rumah mewah, maka hati kita akan merasa terganggu, bahkan berpikir bahwa ketika kita percaya kepada Tuhan, maka kita menderita rugi karena meninggalkan segala kenikmatan dunia, dan kita juga ingin mengejar tren dunia, sehingga hati kita semakin jauh dari Tuhan. Karena itu kita perlu menenangkan diri di hadapan Tuhan dan mencari kebenaran untuk menemukan cara untuk menerapkannya. Firman Tuhan berkata "Jika engkau selalu tidak membiarkan apa pun menyusupi pikiranmu dalam hal-hal besar maupun kecil, jika setiap pikiran dan gagasanmu dimurnikan, dan jika engkau tenang di dalam rohmu, maka setiap kali engkau menghadapi beberapa masalah, firman-Ku akan segera diinspirasikan ke dalam dirimu, seperti cermin terang bagimu untuk memeriksa dirimu sendiri, dan engkau kemudian akan memiliki jalan ke depan. Ini disebut memiliki obat yang tepat untuk penyakit tertentu! Dan kondisi apa pun pasti akan disembuhkan—semahakuasa inilah Tuhan itu. Aku pasti akan menerangi dan mencerahkan semua orang yang lapar dan haus akan kebenaran dan yang mencari dengan ketulusan. Aku akan menunjukkan kepada engkau semua misteri dunia rohani dan jalan ke depan, menyebabkanmu membuang watak lamamu yang rusak sesegera mungkin, sehingga engkau dapat mencapai kedewasaan hidup dan layak dipakai oleh-Ku..." Dari firman Tuhan ini, kita dapat melihat bahwa tidak peduli apakah hal-hal besar atau kecil yang kita hadapi, kita perlu menenangkan diri di hadapan Tuhan dan mencari kebenaran, serta bisa membedakan yang benar dan yang salah, dan menemukan cara untuk menerapkannya, sehingga kita tidak akan terganggu dan dikendalikan oleh orang atau berbagai hal lainnya. Sama seperti ketika kita melihat seseorang yang naik pangkat atau naik gaji, sehingga kita tergoda dan terganggu oleh hal-hal ini. Jika kita mencari kebenaran, maka kita dapat menyadari bahwa kita percaya kepada Tuhan adalah untuk mengejar kebenaran dan memperoleh kehidupan, sedangkan mengejar harta adalah untuk kesenangan daging. ini menyangkut tentang hal bagaimana pilihan kita tentang jalan kehidupan kita. Tuhan Yesus berkata "Karena apa untungnya jika seseorang mampu mendapatkan seluruh dunia, dan kehilangan jiwanya sendiri? Atau apa yang bisa diberikan seseorang sebagai ganti jiwanya?" Matius 1626. Sungguh sangatlah berharga untuk mengejar kebenaran untuk mendapatkan hidup. Harta yang banyak pun tidak bisa ditukar dengan hidup kita, meskipun kita memiliki kenikmatan fisik, namun itu hanya sementara, itu bukan kebahagiaan sejati, apalagi hal itu tidak akan berkenan kepada Tuhan. Jika demi mencari uang, sehingga kita kehilangan kesempatan untuk mengejar kebenaran dan mendapatkan keselamatan dari Tuhan, maka kita akan kehilangan arti dari kepercayaan kita kepada Tuhan. Ketika kita menyadari akan hal ini, maka kita memiliki arah dan tujuan untuk menerapkannya, sehingga kita dapat menolak godaan harta, ketenaran dan kekayaan, serta mematuhi kedaulatan dan pengaturan Tuhan, dan hati kita akan dilepaskan dan mendapat kebebasan. Dapat dilihat bahwa ketika kita menghadapi masalah, sangatlah penting mencari kebenaran untuk menyelesaikan masalah. Dengan mencari kebenaran dan memahami kehendak Tuhan, maka hati kita tidak akan lagi terganggu oleh orang-orang dan hal-hal ini, sehingga kita akan memiliki iman keyakinan untuk percaya kepada Tuhan dan mengejar kebenaran. Jika kita tidak mencari kebenaran, maka kita akan diganggu oleh segala macam orang dan hal, bahkan kita akan merasa bahwa sangatlah sulit untuk percaya kepada Tuhan, dan ini berbahaya karena bisa mengkhianati Tuhan. Selama kita berlatih dan menerapkannya sesuai dengan tiga cara di atas ini, maka hati kita akan bisa sering kali bisa menenangkan diri di hadapan Tuhan, dan membangun hubungan yang normal dengan Tuhan, sehingga hidup kita bisa bertumbuh dengan lebih cepat. Catatan Editor Setelah membaca artikel ini, apakah Anda telah memiliki cara untuk menerapkan tentang bagaimana membangun hubungan yang normal dengan Tuhan? Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, Anda dapat membagikannya kepada lebih banyak orang. Jika Anda masih memiliki kebingungan atau pertanyaan lain, Anda juga dapat menghubungi kami melalui obrolan online di bawah ini.

bagaimana hubungan kamu sendiri selama ini dengan tuhan ceritakanlah