PT. Huadi Nickel Alloy Indonesia Holding Companies Bantaeng, South Sulawesi PT QMB New Energy Materials Mining Morowali, Sulawesi Tengah Bantaeng, South Sulawesi
jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) terus mendorong peningkatan kualitas SDM Sektor Industri. Salah satunya ialah dengan menggandeng PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia untuk menggelar pendidikan setara Diploma 1 di Bidang Operator
PT Huadi Nickel Alloy Indonesia yang berada di Bantaeng, pada awal tahun 2022 ini telah membuka dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada warga Bantaeng untuk bisa bekerja di Perusahaan Smelter tersebut. Hal itu terlihat dari antusias warga Bantaeng yang memasukkan berkas lamaran kerja pada hari Senin, (31/1/22) hingga Sabtu, (5/2/22). BacaJuga KPU Bantaeng Gelar Rapat Pleno …
Estimasi rentang gaji pegawai di PT Huadi Nickel-Alloy adalah antara Rp 2 juta hingga Rp 70 juta per bulan, tergantung pada jabatan, pengalaman kerja, dan pendidikan. Untuk jabatan-jabatan tinggi seperti General Manager dan Finance Director, gaji yang ditawarkan bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan, sedangkan untuk staff dan pekerja produksi, gaji yang ditawarkan berkisar antara Rp 2
Sedang, Bupati Bantaeng H Ilham Azikin bersama para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah setempat ikut menyaksikan penutupan secara virtual di Gedung Balai Kartini Bantaeng. MTQ ke-31 diikuti sebanyak 1.036 peserta dari 24 kabupaten/kota di Sulsel yang terdiri dari 542 pria dan 494 wanita berpartisipasi pada perhelatan dua tahun sekali itu
Penelitian dilaksanakan di Desa Papanloe, Kecamatan Pajjukang, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan yang merupakan lokasi perusahaan pengolahan dan pemurnian nikel (smelter) dalam hal ini PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT.
pCsQR. Bantaeng, Sulsel ANTARA Sulsel - Bupati Bantaeng M Nurdin Abdullah meninjau pembangunan pelabuhan jeti milik PT Huadi Nickel Alloy Indonesia, perusahaan swasta di Kecamatan Pa`jukukang, Rabu. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan jeti yang akan dijadikan lokasi untuk mendatangkan mesin pemurnian smelter bijih nikel dari Tiongkok dan ekspor produk Huadi Nickel di Bantaeng Industrial Park BIP. Pembangunan proyek yang berlokasi di sisi timur Kota Bantaeng tersebut terus digenjot. Ratusan truk pengangkut material batu dan tanah, lalu lalang menuju sisi terluar jeti yang sementara ditimbun. Industri smelter milik PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia ini dijadwalkan beroperasi September mendatang, dan diharapkan ekspor perdana sudah bisa dilakukan November 2015. AJS Bie
Suasana pendaftaran calon tenaga kerja PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Desa Papan Loe, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng. Foto Ist. Bantaeng – Kabar gembira bagi para pencari lowongan pekerjaan. Saat ini perusahaan di bidang industri membuka kesempatan bagi putra-putri yang memiliki kompentensi, keuletan dan tanggung jawab untuk mengisi posisi tenaga pekerja di PT Huadi Nickel Alloy Indonesia yang teletak di Desa Papan Loe, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Hal itu diungkapkan HRD & Safety Manager PT Huadi Nickel Alloy Indonesia, Andi Adrianti Latippa mengatakan, pendaftaran calon tenaga kerja saat ini pihaknya membuka secara umum dan gratis. “Benar, pendaftarannya secara umum tanpa memungut biaya bagi calon tenaga kerja. Dan kami berharap kepada calon tenaga kerja untuk datang sendiri membawa berkas sesuai biodata lengkap masing-masing bagi calon tenaga kerja,” kata Andi Adrianti Latippa, Senin 31/1 kemarin. Kata dia, untuk menghindari adanya pihak lain atau oknum yang memanfaatkan kondisi. “Pertiga hari terakhir pasca dibukanya peluang bagi calon tenaga kerja di PT Huadi, sudah pendaftar,” beber Kr Rita sapaan karibnya ke awak media. Dia mengaku, bagi pendaftar calon tenaga kerja pihaknya akan memprioritaskan warga lokal Bantaeng dan juga akan memberikan ruang pendaftaran hingga 1 Minggu kedepan. “Ini kita lakukan agar kita bisa melihat dan sama-sama membangun untuk bantaeng lebih baik,” katanya. * Berita Menarik LainyaBKPSDM Luwu Sukses Berikan Orientasi ke 593 PPPKDi Kepemimpinan Hasanuddin, Warga Mattiro Ujung Kini Bisa Nikmati Listrik 24 JamSMA Islam Terpadu Nurul Fikri Makassar Gelar Latihan Kepemimpinan Jenjang SatuDipaksa Aborsi, Nyawa Mahasiswi Unhas Ini Berakhir Tragis di Tangan KekasihJelang Musim Tanam, Bupati Pinrang Gerakkan Masyarakat Kendalikan Tikus SawahJokowi Dukung Proposal Perdamaian Ukraina-Rusia yang Diajukan Prabowo
Huadi Nickel - Alloy Indonesia – Perusahaan Indonesia dengan nomor registrasi 21/6246 diterbitkan pada tahun 2014. Alamat terdaftar JL POROS BANTAENG BULUKAMBA,DESA PAPANLOE,KEC PAJUKUKKANG. Nomor telepon perusahaan Detail Perusahaan Badan Hukum Huadi Nickel - Alloy Indonesia Lokasi Bantaeng Alamat JL POROS BANTAENG BULUKAMBA,DESA PAPANLOE,KEC PAJUKUKKANG Telepon BN 21 TBN 6246 Tahun Terbit 2014 Notaris R. Johanes Sarwono, SH Tipe Badan Hukum PT No SK 67123 Tanggal SK 20 December 2013 No Akta 69 Tanggal Akta 28-Nov-13 MemperhatikanInformasi yang disediakan di dikumpulkan dari register resmi perusahaan dan sumber data publik lainnya. Semua data disediakan sebagai pedoman dan telah disiapkan untuk tujuan informasi saja. Ketahuilah bahwa data dapat berubah sejak pembaruan terakhir.
• Diresmikan Oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah NA melakukan peresmian Smelter PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng, Sabtu 26/1. NA yang tiba disambut penyambutan adat Anggaru. Nurdin Abullah melakukan peresmian sekaligus secara simbolis melakukan prosesi pelepasan ekspor. Total ekspor yang telah dilakukan diperkirakan metrik ton dengan tujuan ekspor ke China. Dan ini merupakan ekspor ke 15. “Jujur saja seakan-akan kita bermimpi meresmikan perusahaan smelter ditengah-tengah daerah yang tidak memiliki potensi nikel,” kata Nurdin Abdullah. Lanjut NA, adalah sebuah langkah berani untuk membangun di Bantaeng, karena dahulu listrik beban puncaknya 8 Megawatt MW sementara yang dibutuhkan hingga 140 MW. NA daerah ini satu-satunya kawasan industri yang harga tanahnya masih terjangkau dari seluruh Indonesia. Jika daerah lain hingga jutaan permeter ditempat ini hanya Rp70-100 ribu. “Sangat murah kami sudah back-up tidak boleh perorangan harus korporasi. Sejak saya tidak boleh ada spekulan, kenapa pertumbuhan industri lambat itu karena tanah,” sebut mantan Bupati Bantaeng ini. NA menyampaiakan salah satu kunci kawasan berikat adalah trust atau kepercayaan. Apapun dalam manifest jangan ditambah-tambah. Sementara untuk tenaga telah didorong bagaimana memberdayakan tenaga kerja lokal. Terutama yang berasal dari Bantaeng. “Bagaimana putera-puteri Bantaeng, ini sementara industri dibangun, SDMnya juga dibangun, kita kirim ke China, saya dengan Pak Amir Komisaris PT. Huadi supervisi ke sana. Jadi mereka sudah bekerja diperusahaan smelter dan menjadi leader,” jelasnya. NA menyebutkan, tenaga kerja luar hampir tidak ada, semua tenaga teknis saja dan itu pun sudah hampir dan perlahan akan berkurang. “Satu kesyukuran kita ada metrik ton dan ini akan dikembangkan dalam waktu dekat akan menjadi metrik ton. Dengan serapan tenaga kerja Kita ini orang Bantaeng tinggal satu bagaimana kita mensyukuri apa yang sudah ada. Jangan dironrong, kalau mau meronrong ingat masa lalu kita siapa yang melirik Bantaeng,” ujarnya. Acara ini dihadiri oleh Penjabat Sekda Sulsel Ashari F Radjamilo, Anggota DPR RI Aliyah Mustika, Ketua DPRD Provinsi Sulsel HM Roem, Direktur Bank Sulselbar Muhammad Rahmat, Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin, Bupati Bulukumba Sukri Sappewalu, DPRD kabupaten Bantaeng, termasuk tokoh masyarakat yang berdomisili di sekitar pabrik. Serta Minister counsellor for Economic and Commercial Affairs, China Embassy, Wang Li Ping, Inspektur 1 Kementerian Perindustrian RI Arus Gunawan, Kakanwil Bea Cukai Sulselbatra Padmoyo Tri Wikanto. Dalam acara ini dilakukan penyerahan SKEP Kawasan Berikat oleh Kakanwil Bea dan Cukai Sulawesi, Penandatangan Mou dengan PLN dalam kerjasama penyediaan daya tahap kedua sebesar 150MVA. MoU dengan Bank BNI dalam rangka pembiayaan tahap kedua. Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, menyebutkan, pengembangan industri diharapkan menjadi sumber pendapatan yang baru bagi Bantaeng. Melengkapi sektor pertanian dan jasa yang ada sebelumnya. “Kami mengundang seluruh investor yang ingin menanamkan investasi. Kami adalah keberlanjutan pemerintahan yang telah ditanamkan oleh Pak Nurdin Abdullah,” sebutnya. Juga pada kesempatan ini dilaksanakan MoU dengan Akademi Komunitas Kementerian Perindustrian berkenaan dengan kerjasama peningkatan sumber daya manusia di Bantaeng. Sedangkan, Komisaris PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia Amir Jao berharap. Perusahaan ini menjadi salah satu contoh keberhasilan investasi di Bantaeng, Dengan kehadiran PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia akan membuka peluang investasi-investasi lain di Bantaeng khususnya di Kawasan Industri sehingga perkembangan daerah dapat dirasakan oleh semua pihak, pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnnya. PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesa adalah perusahaan pengolahan dan pemurnian nikel yang berada di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. PT. Huad Nickel-Alloy Indonesia didirikan sejak tahun 2014 sebagai kerja sama investasi antara PT. Duta Nikel Sulawesi dari Indonesia dan Shanghai Huadi, Co. Ltd dari China. Adapun tujuan produksi nikelnya ke negara tujuan Cina, India, Korea Selatan dan Jepang. Untuk perencanaan selanjutnya PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia akan membangun industri Hot Rolled HR Stainless Steel dan Cold Rolled CR. Untuk membangun pabrik dengan kapasitas tersebut, PT Huadi Nickel-Alloy Indonesia bekerja sama dengan PT. PLN Persero dalam penyediaan daya dimana untuk tahap pertama adalah 40 MVA, dan untuk tahap keduanya membutuhkan 150 MVA. Supplai bahan baku berupa nickel ore biji nikel yang digunakan untuk produksi berasal dari Sulawesi Selatan dan Tenggara PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia berdiri di atas lahan seluas 5O hektar di Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng yang merupakan bagian dalam Kawasan Industri Bantaeng. Dukungan dari pemerintah daerah kabupaten menjadi salah satu faktor yang paling berperan dalam keberhasilan investasi ini. PT. Huadi Nikel-Alloy Indonesia telah memperoleh fasilitas Kawasan Berikat yang telah diberikan oleh Kementerian Keuangan melalui Kanwil Bea Cukai Sulawesi yang menjadi salah satu dukungan dari pemerintah dalam rangka peningkatan nilai ekspor.* Facebook Comments comments
SMM7 March 15 according to recent Indonesian media reports, the management of, PT Huadi Wadi Nickel Alloy Company has successfully established two smelters since 2012. The management of, PT Huadi Nickel Alloy Company has invested trillion rupiah again, and six more furnaces have been added since 2020. The Minister of Energy and Mineral Resources, Arifen Tasrif Arifin Tasrif, accepted Professor HM Nurdin Abdullah, Governor of South Sulawesi Province, and said that he fully supported the steps taken by Wadi to invest in the development of the mining industry. Nurdin Abdullah Nurdin Abdullah accompanied PT Huadi Nickel Alloy CEO Amir Jao to face Arifin Tasrif at Minister ESDM's office in Jakarta on Monday, July 13, 2020. According to Emile Amir, investment in additional factories will begin at the beginning of 2020. "four more stoves have been added this year," he explained. Next year, we will add two stoves, thus adding six stoves. Later, Wadi will have eight stoves. " PT Huadi nickel alloy director Jos Stefan Hidecky said that in the Papan Loe village of Bantaeng Pajukkukang district, the construction of four nickel furnaces is in progress. "an agreement has been reached with PLN in April 2021," he explained. If eight stoves have been installed, Wadi will produce 200000 metric tons per year from the 50000 tons produced by the two stoves. In the presence of ESDM Minister Arifin Tasrif, Professor HM Nurdin Abdullah, Governor of South Sulawesi Province, explained that investors would continue to be encouraged to invest in South Sulawesi Province. He said that the form of encouragement from the provincial government of South Sulawesi is conducive to licensing and provides support in all forms of investment-related policies. 2020 China Ni-Cr stainless Steel Industry Market and Application Development Forum Scan the QR code, apply for participation or join the SMM metal exchange group
huadi nickel alloy bantaeng